Hobi bisa membuat orang menjadi lebih sukses. Menurut hasil penelitian Profesor Robert Root-Bernstein terhadap para scientist, seperti dilansir Psychologytoday.com, hobi yang melibatkan pemikiran visual (imagining), mempelajari sesuatu dari praktek, serta serta menekuni seni dan musik terbukti memiliki manfaat. Para scientist ini terbukti menghasilkan lebih banyak karya.

Peneliti lainnya T.F Hughes dkk menemukan bahwa memiliki hobi bisa melindungi otak. Orang-orang yang menjalani hobinya minimal satu jam dalam sehari akan lebih terlindungi dari serangan demensia. Hobi juga dikatakan bisa membuat orang produktif dalam hidup, serta lebih gembira dan bersemangat. Itu sebabnya kita dianjurkan untuk punya hobi.

Sayangnya, banyak orang meninggalkan hobinya karena tergilas rutinitas. Alasannya  berbagai macam. Sibuk kerja, sibuk kuliah, sibuk mengurus anak, dan berbagai alasan lainnya. Tapi pada dasarnya yang menjadi keluhan utama adalah tidak punya waktu. Mungkin ada benarnya alasan itu. Tugas kerja atau kuliah kadang kala seperti tidak ada habisnya. Kelar satu tugas, pekerjaan lainnya sudah menunggu. Sepanjang hari sibuk di depan komputer, sehingga boro-boro mikirin hobi.

Sebenarnya, kalau mau jujur, pemecahannya sederhana. Ini hanya soal manajemen waktu. Semua orang punya waktu yang sama, 24 jam dalam sehari. Faktanya, banyak juga yang menjalani kuliah atau bekerja secara beriringan tetapi berprestasi di kedua bidang yang dijalani berbarengan. Banyak pula kita jumpai, orang yang kelihatannya tidak sibuk bahkan banyak gabutnya, tapi juga tidak melakukan apa-apa di luar rutinitasnya. Ya kan?

Kembali ke manfaat hobi yang disebutkan tadi, beberapa hobi ini bisa kamu tekuni karena terbukti khasiatnya sebagai pengusir stres. Yang terpenting, bisa kamu lakukan tanpa mengganggu aktivitas belajar atau bekerja kamu. Apa saja itu?

Bermain Musik

Gitar, ukelele, harmonika,  suling, hanya segelintir dari sekian alat yang bisa kamu bawa-bawa dan dimainkan kapan saja dan di mana saja.  Di antara sekian kesibukan yang melanda, cobalah mainkan satu dua lagu.  Taruhan, kamu malah bakal sulit berhenti.

Baca Buku

Yaah baca lagi, baca lagi. Mungkin ide itu yang ada pikiran kamu. Lho, yang kreatif dong. Cari buku yang berbeda dengan bidang yang sedang kamu tekuni atau kerjakan. Misalnya buku-buku fiksi, komik, kisah inspiratif, tulisan perjalanan, atau tema-tema lain yang bisa mengantar kamu berimajinasi. Ingat kata profesor Robert Root-Bernstein tadi, hobi yang melibatkan imajinasi terbukti menjadi salah satu penentu keberhasilan.

Jalan  kaki

Ini adalah hobi murah meriah yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Sempatkan selalu untuk melakukannya di sela-sela kesibukan kamu. Cukup 20 menit sehari, kamu sudah bisa merasakan khasiatnya. Kalau pikiran sumpek melanda, segeralah keluar dan hirup udara segar. Semangat kamu pasti akan kembali setelahnya.

Merakit

Meskipun kegiatan ini melibatkan konsentrasi dan keterampilan, tapi tingkat ‘kenikmatan’ yang ditawarkannya biasanya sepadan. Pertanyaannya merakit apa? Ya bisa apa saja bisa. Kamu suka robot, mobil, bangunan? Lego, Tamiya atau sesederhana merakit puzzle. Kamu juga bisa memanfaatkan medium yang tersedia. Misalnya memanfaatkan kertas bekas untuk origami, membuat maket dari kotak-kotak bekas kemasan, batang korek api, sedotan, dan lainnya. Intinya, jangan sampai kuliah mengganggu hobi, nanti kamu sendiri yang rugi. Nggak mau kaaan?